| SMA N 1 |
| SMA N 2 |
| SMA N 7 |
| SMA N 8 |
| SMA Kristen 1 |
| SMA Santa Maria |
| SMA Nurusshidiq |
| SMA Sekar Kemuning |
| SMK N 1 |
| SMK Informatika |
![]() | Hari Ini | 9 |
![]() | Kemarin | 22 |
![]() | Minggu Ini | 84 |
![]() | Bulan Ini | 535 |
![]() | Semua | 6028 |
| Pengajuan BOMM Masih dibuka |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
|
Tahun ini pemerintah pusat kembali akan memberikan Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) bagi SMA dan SMK di daerah. Untuk Kota Cirebon, Dinas Pendidikan melalui Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) masih membuka penerimaan pengajuan BOMM bagi SMA dan SMK yang memerlukan bantuan pembangunan sarana laboratorium, Ruang Kelas Baru (RKB) atau rehabilitasi, pengadaan perpustakaan dan pengajuan fasilitas komputerisasi. Drs. Dana Kartiman selaku Kepala Bidang Dikmen mengungkapkan untuk pengajuan BOMM teknisnya sekolah di daerah mengajukan melalui Disdik setempat, kemudian disampaikan pada disdik provinsi yang nantinya dilakukan seleksi.Menurut Kepala Bidang Dikmen, ada tahun 2008 sekolah penerima BOMM dengan besaran mulai dari Rp. 50 juta sampai dengan Rp. 120 juta adalah SMA N 7 untuk pengadaan Ruang Kelas Bar, SMA N 9 untuk pengadaan Laboratorium IPA, SMA N 8 untuk komputerisasi, serta SMA Al Azhar untuk pengadaan buku dan alat sains. Kemarin, beliau mengatakan "Sebenarnya pada tahun 2008 itu hampir semua SMA dan SMK mengajukan. Namun karena BOMM merupakan bantuan dari pemerintah pusat, maka sifatnya selektif sekali. Hanya sekolah dengan prioritas tertentu yang mendapatkan. Sekarang di tahun 2009 kalau akan mengajukan kembali silahkan saja." Kepala Bidang menjelaskan, seharusnya pihak sekolah yang ingin mengajukan BOMM telah sejak awal tahun ini mengajukan, agar Disdik sesegera mungkin meneruskan permohonannya pada tingkat provinsi. Masih menurut beliau, melihat oengalaman tahun lalu, pencairan BOMM sendiri terjadi pada bulan Agustus. "Kami imbau secepatnya saja kalau memang memerlukan BOMM. Nanti ada seleksi lagi dapat atau tidaknya, yang penting mengajukan saja dulu sebagai niat baik peningkatan mutu di sekolah masing-masing." tuturnya seraya menyebutkan SMK N 1, SMK Gracika, SMK Nasional mendapatkan BOMM pada tahun 2008. Sementara untuk pengajuan rintisan Sekolah Standar Nasional (RSSN) dan Rintisan Sekolah bertaraf Internasional (RSBI) yang juga didukung dana BOMM, Kepala Bidang Dikmen mengatakan, di tahun 2009 kuota untuk Kota Cirebon ada 10 Sekolah. "Kalau kualitasnya kemudian bertambah banyak, maka jumlah bantuan yang akan diterima setiap sekolah dikurangi. Bila pada tahun 2008 RSSN dan RSBI mendapatkan BOMM mulai Rp. 100 juta, kini hanya Rp. 50 juta. Sisanya untuk membantu sekolah lain yang mau mulai rintisan," bebernyasambil menegaskan syarat umum sekolah yang berhak menerima BOMM adalah minimal memiliki jumlah pelajar sebanyak 200 orang. Sementara itu, Sekolah Standar Nasional (SSN) adalah SMA N 1, SMA N 3, SMA N 4, SMA N 5, SMA N 6, dan SMA N 7 sedangkan Sekolah Standar Internasional (SBI) yaitu SMA N 2 dan SMK N 1.
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. (Kahlil Gibran) |
kepada Yang terhormat dikmen kota cir...
LKS Web Design juga .. kecurangan te...
maaf pa kabid...tolong donk lks bisni...
pak kpn hasil UN SMP keluar ????
mohon tanya pak admin, module apa dip...