Berita Nasional
Mendiknas Bangga Atas Karya Siswa SMK
| SMA N 1 |
| SMA N 2 |
| SMA N 7 |
| SMA N 8 |
| SMA Kristen 1 |
| SMA Santa Maria |
| SMA Nurusshidiq |
| SMA Sekar Kemuning |
| SMK N 1 |
| SMK Informatika |
| Mendiknas Bangga Atas Karya Siswa SMK |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
|
JAKARTA. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo bangga atas karya yang dihasilkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di Tanah Air. "Hasil kreativitas dan inovasi para siswa SMK kita tentu sangat membanggakan. Saya berharap anak-anak kita terus menghasilkan karya-karya unggulan untuk mendorong pembangunan ekonomi dan pertumbuhan industri nasional," kata Mendiknas saat menyaksikan pameran kreasi siswa SMK di arena Pekan Raya Jakarta, Kamis (21/5) malam.
Kegiatan pameran kreasi siswa SMK dipadukan dengan kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional XVII yang berlangsung selama tiga hari mulai 22 Mei. Usai membuka kegiatan tersebut, Mendiknas yang didampingi istrinya meninjau stan pameran berbagai produk unggulan yang merupakan karya siswa dari 20 SMK. Mendiknas terlihat sangat kagum dan antusias dengan berbagai teknologi unggulan yang ditampilkan dalam pameran ini seperti mobil pick-up extra cabin karya siswa SMKN 1 Singosari, mobil prototipe karya siswa SMK Muhamadiyah Borobudur Magelang. Selain itu, sejumlah perangkat komputer, laptop dan peralatan kesehatan seperti mikroskop karya siswa SMK Mikael Surakarta, pesawat terbang karya SMK Penerbangan, sepeda motor, mesin bubut, traktor tangan, penggilingan padi dan lainnya. Menurut Mendiknas, ajang LKS dan pameran kreasi siswa SMK menjadi alat ukur untuk menilai sejauh mana peningkatan akses, pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan SMK di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan. "Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak mitra industri dan pemerintah daerah sehingga generasi muda ke depan mampu berkompetisi di era globalisasi," kata Mendiknas. Masih menurut Mendiknas, pemerintah melalui Depdiknas sangat berkomitmen meningkatkan kualitas siswa SMK di seluruh Indonesia sehingga bisa terserap di berbagai lapangan pekerjaan yang ada sekaligus mengurangi angka pengangguran. Bentuk komitmen pemerintah tersebut, katanya, dengan memperbanyak jumlah SMK di tanah air sejak tahun 2004. Awalnya, rasio perbandingan antara SMK dengan SMA yakni 30:70 dan di akhir tahun 2008 rasio perbandingannya menjadi 47:53. Jika program ini dijalankan secara konsisten, pada 2014 rasio perbandingan jumlah SMK dengan SMA yakni 2:1 atau dengan kata lain setiap terdapat satu SMA di salah satu wilayah maka di wilayah itu harus memiliki dua SMK. (Ant/OL-01)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|