Skip to content

Bidang Dikmen Dinas Pendidikan Kota Cirebon

default color black color cyan color green color red color
Home

Menu Utama

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Kontak Person

Pak Effendi
Bu Yuni
Dikmen
Sdr. Wasum

Polling

Informasi apa yang ingin Anda ketahui?
 

Pengunjung

mod_vvisit_counterHari Ini15
mod_vvisit_counterKemarin23
mod_vvisit_counterMinggu Ini15
mod_vvisit_counterBulan Ini148
mod_vvisit_counterSemua6888
Saat ini ada 4 tamu online
Pendidikan Harus Bentuk Watak PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
BurukTerbaik 

JAKARTA -  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa pendidikan harus berkaitan dengan pembentukan watak atau character building. "Orang-orang yang berkarakter kuat dan baik,  apakah perseorangan, masyarakat atau bahkan bangsa, adalah mereka yang memiliki akhlak, moral, dan budi pekerti yang baik," ujar Presiden Yudhoyono dalam sambutan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional 2010 di Istana Negara,  Selasa (11/05/2010). Peringatan tahun ini mengusung tema "Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa".

Pertanyaannya, menurut Presiden, bagaimana membentuk manusia, anak didik  agar memiliki karakter seperti itu? Pertama-tama, proporsi antara teori dan praktek harus diubah. "Teori cukup sekitar 30 persen. Sisanya, harus diimbangi dengan praktik dan pembiasaan-pembiasaan untuk disiplin, tidak mudah menyerah, menghargai yang lain, dan sebagainya,"  ucap Presiden SBY.

Dalam pendidikan karakter, Presiden menekankan perlunya contoh dan teladan konkret. Di sekolah, misalnya, teladan harus datang dari guru. Presiden menganjurkan para pendidik dan guru SD, SMP, dan SMA untuk sungguh-sungguh memperhatikan kurikulum dan metodologi. "Saya ingin mengajak kita semua back to basic. Memang kita harus menuju pendidikan yang super modern, maju, tepat zaman. Tetapi jangan dilupakan hal-hal yang elementer, fundamental, yang basic tadi," kata Presiden.

Selain berhubungan dengan watak, Presiden mengungkapkan isu penting pendidikan yang kedua adalah kaitannya dengan kesiapan dalam menjalani kehidupan setelah seseorang selesai mengikuti pendidikan. Isu penting ketiga adalah kaitan pendidikan dan lapangan pekerjaan. "Ini juga menjadi prioritas dalam pembangunan lima tahun mendatang," kata Presiden SBY.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan, isu yang keempat adalah bagaimana membangun masyarakat berpengetahuan atau knowledge society yang dimulai dari meningkatkan basis pengetahuan masyarakat. Sedang isu penting yang kelima adalah  bagaimana membangun budaya inovasi. "The culture of innovation ini sangat diperlukan agar negara kita benar-benar menjadi negara yang maju di abad ke-21,"  tutur Presiden.

Puncak perayaan Hari Pendidikan Nasional 2010 ini dihadiri Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Ketua MPR Taufik Kiemas juga hadir dalam acara tersebut.

Comments
Tambah Komentar
Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock::X
:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan masukkan kode anti-spam yang dapat Anda baca di gambar.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Berikutnya >

Kata Bijak

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. (Thomas Alva Edison)
 

Personil

Komentar

Dapodik

BIOSMA dan BIOSMK
Dapodik Cirebon
NISN


Sertifikasi
BSE